SHOLAWAT MENJAGA KERENDAHAN HATI SYAHLA NUR ALISYA

Menjadi bagian dari keluarga besar INEMA merupakan langkah pertama yang diambil oleh Syahla Nur Alisya, dalam menyikapi bakat yang dimilikinya.  Gadis yang masih menyelesaikan sekolah di sebuah SMK di Jakarta ini seolah tidak mengenal kata canggung untuk mencoba peruntungannya sebagai pelantun sholawat dan lagu bertemakan religi Islam. Sebagai pendatang baru, Syahla mampu bekerjasama dan belajar dari pendahulunya di Inema. Hal ini dibuktikan dengan penampilan perdananya dalam perhelatan Muharam Fest Syariah Mandiri pertengahan tahun lalu.

Konsistensi dan kemauan untuk melakukan eksplorasi atas bakat yang dimilikinya kemudian berbuah penayangan video klip Cover “Assalaamualaika – Versi Tiga Bahasa” bersama El Alice dan Fitriana Kamila. Video Klip yang ditayangkan di YouTube ini sukses meraih perhatian publik pencinta sholawat, dalam tujuh bulan penayangannya, lagu ini telah ditonton oleh lebih dari dua puluh empat juta pemisa. Dalam lagu yang disajikan dalam versi tiga bahsa ini (Arab-Inggris-Indonesia), telah menjadikannya seorang pendatang baru yang lagu nya banyak dinyanyikan orang, karena Syahla membawakan syair berbahasa Indonesia dengan ke-khasan vocalnya.

Selanjutnya, Inema memberi kesempatan untuk membawakan single cover perdananya yang “Ya Jamalu” dan diikuti oleh beberapa judul lagu cover lainnya. “Malaikat-ku” kemudian menjadi single original perdana yang mempertegas langkah Syahla mewarnai bursa lagu religi yang ditayangkan di YouTube.

Selain dari karakter vocal yang khas, Syahla juga sangat khas dengan pribadi cerianya yang sangat bersahabat. Dalam project kolaborasi InemaHarmony di penghuj-ung tahun 2019 yang lalu, Syahla tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menggali pengetahuan dan wawasan dari para senior dari Harmony Band. Dalam suasana kekeluargaan, personil Harmony Band tidak segan untuk memotivasi Syahla, Fitriana dan Wangi Indah untuk lebih meningkatkan potensi sebagai pelantun sholawat.

Dalam salah satu pernyataannya, Syahla mengaku sangat senang menjadi bagian dari kolaborasi antar bangsa ini, karena banyak masukan positif dari para senior di Harmony Band yang dirasakan mampu menambah kepercayaan diri dan keyakinan untuk terus mengembangkan bakatnya. Dalam project kolaborasi ini, Syahla berpartisipasi dalam tiga judul lagu yang berpotensi untuk menjadi favorit alternatif lagu religi di media YouTube.

Diusia yang masih sangat muda, langkah Syahla masih sangat panjang untuk mengembangkan karier menyanyi nya, masih banyak waktu tersedia untuk memperbaiki kualitas dan kekurangan yang mungkin ada. Berbekal restu orang tua yang tidak lelah berdoa untuk kesuksesannya, Syahla si “Malaikat-ku”yang selalu ceria, dengan rendah hati menitipkan doa kepada seluruh penggemarnya dan penggemar karya-karya Inema, khususnya pencinta sholawat, untuk selalu menemani dan memberikan dukungan kepadanya dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan tentang Islam melalui lagu.

Leave a Reply